Tips Mantap Buat Perbaikan Diri Di Bulan Ramadhan


Saat kita memutuskan untuk serius dengan jalan kebaikan dan mulai meninggalkan kemaksiatan, saat itulah fase hidup baru kita sebenarnya telah dimulai. Kedewasaan kita bertambah, dan satu langkah menjauh dari yang namanya labil pun, akhirnya tercapai. Memang nggak mudah, tapi bukan berarti nggak mungkin sama sekali. Dan, di bulan ramadhan ini, adalah saat yang pas banget buat kita memulai perbaikan diri kita. Makanya, kali ini kita akan beri beberapa trik khusus, biar hati lebih kuat dalam bertaubat alias memperbaiki diri dan beristiqomah di bulan mulia ini.

1.    Niatkan karena Allah.
Yang pertama, tentu saja kita harus benar-benar ikhlas memperbaiki diri karena Allah saja. Bukan karena sekedar ikutan tren atau ikut arus dari temen-temen se-genk.

2.    Berteman dengan orang- orang yang sholih.
Bertemu dengan orang- orang yang banyak mengingat Allah, otomatis bakal memberi kita alarm, kalau- kalau niatan jahat untuk kembali ke masa lalu yang buruk muncul lagi. So, kalau kita bener- bener serius mau berubah, juga kudu konsekuen dengan mengganti teman- teman gaul kita, yang harusnya juga bisa mengarahkan kita ke jalan yang lebih baik.

3.    Sabar N’ tawakkal.
Kadang nggak semua orang senang dengan perubahan kita yang lebih baik. Tapi jangan khawatir, sahabat! Ingat, menjalankan perintah Allah memang banyak tantangannya. Jadi kita kudu sabar dan terus bertawakal kepada Allah. Dengan begitu Insyaallah, pundi- pundi pahala kita akan bertambah.

4.    Memperbanyak do’a pada Allah agar diberi keistiqomahan.
Kalau kita sudah berniat ingin memperbaiki diri, maka jangan lupa untuk selalu berdo’a kepada Allah supaya kuat hati untuk selalu dalam kebenaran. Nah, ini dia do’a yang paling sering Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam panjatkan,
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ
“Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘alaa diinik”
(Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).”
Dulu, Ummu Salamah pernah bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, kenapa do’a tersebut yang sering banget beliau baca. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam seraya menjawab,
“Wahai Ummu Salamah, yang namanya hati manusia selalu berada di antara jari-jemari Allah. Siapa saja yang Allah kehendaki, maka Allah akan berikan keteguhan dalam iman. Namun siapa saja yang dikehendaki, Allah pun bisa menyesatkannya.“

(NayMa/voa-islam.com)

Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s